Wednesday, August 31, 2016

3:02:00 PM
Hallo kawan, ini adalah tulisan pertama saya sebagai blogger pemula alias newbie yang masih ingusan :-D , padahal blog ini sudah dibuat hampir satu tahun yang lalu. Hadehh..


Oke kali ini saya terlebih dahulu memperkenalkan diri, nama saya Yuono, bocah ingusan tapi bukan pecundang.. hehe.. Saya adalah lulusan SMK Pembangunan Ampel, Boyolali jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Saya lulus SMK pada tahun 2014 dengan nilai yang lumayan, lumayan ancurrr.. haha.. engga lah sebagai siswa yang alim dan sok polos nilai ku masih bisa dibanggakan lah.. Ketika lulus itu saya sangat memiliki niat untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi, namun ada hambatan yang mungkin banyak orang yang mengalami, yaitu mengenai biaya kuliah yang tidak sedikit. Dan hambatan itu membuat saya merasa ‘kendo’ istilah jawanya. Namun saya tidak menerima keadaan begitu saja, untuk mewujudkan keinginan saya, kemudian saya mencari info beasiswa dari berbagai sumber termasuk dari pemerintah dan swasta. Nah kebetulan saya menemukan bantuan pendidikan dari pemerintah yang cukup menarik dan saya kemudian mendaftar beasiswa itu melalui rekomendasi dari sekolah. ini yang menghidupkan lagi mimpi ku untuk bisa kuliah. Untuk memperoleh beasiswa itu pendaftar harus diterima terlebih dahulu di perguruan tinggi. Lalu saya mengikuti ujian SBMPTN 2014 di Universitas Sebelas Maret (UNS) mengambil jurusan Teknik Informatika sebagai pilihan pertama. Saya mengikuti ujian itu bersama Edi dan Ayu. Selama satu bulan saya belajar soal-soal ujian SBMPTN yang kebanyakan ga mudah aku pahami. Tetapi jenis soal yang paling menarik adalah soal Tes Potensial Akademik yang memainkan logika, soal nya kayak teka-teki gitu :-D
 .
Satu hari sebelum ujian kami sudah berangkat ke UNS sambil survei ruangan ujian, supaya ga tersesat pada hari H nya..  hehe.. Kami berangkat via bus Safari dari pasar Ampel dimana kami sudah janjian sebelumnya dan kebetulan kami bertemu Rochibin yang merupakan teman SMK yang ternyata juga mengikuti ujian SBMPTN di Jogja dan ada Deni yang juga ikut SBMPTN di Solo tetapi beda lokasi dengan kami bertiga. Saya tanya mereka semua tentang persiapan ujiannya, ternyata mereka semua belum menguasai materi sama seperti saya. Tetapi kami mencoba untuk optimis. Kemudan kami akhirnya sampai di UNS, yg sebelumnya kami berpisah ditengah jalan dengan Rochibin dan Deni.

Saya cukup kagum tenyata kampus UNS itu cukup megah dan sangat luas, didalam kampus aja sampe disediain bus. kami disana bertemu dengan kak Mey tetangga Ayu yang sudah terlebih dahulu kuliah disana. Akhirnya kami diantar menuju lokasi ujian dengan menaiki bus yang disediakan oleh kampus. Setelah itu kami menuju vihara kecil yang ada di dalam kampus, ternyata disini ada 5 tempat ibadah, wow keren kan. kami divihara itu dikenalkan dengan teman-teman kak Mey ada kak Meta, kak Dio, kak Gerry (yg lain lupa namanya :-) ). Rencana kami mau menginap divihara itu semalam aja, eh ternyata ga diperbolehkan. Untungnya temen-temen kak Mey baik hati semua, kami ditawari menginap dikos'an mereka :-) waktu itu sepertinya kami ga tau malu ditawari langsung mau-mau aja.. haha..  kami bertiga menginap ditempat berbeda. aku nginep dirumahe kak Dio. udah nginep minta diajarin lagi, plakk.. untungnya mereka kak Dio baik banget. aku diajarin ngerjain soal-soal matematika, fisika dan kimia sampe jm hampir jm 1 pagi di depan tv sambil nonton Jerman vs Portugal kebetulan waktu itu ada Piala Dunia :-D 

Paginya 17 Juni 2014 tepatnya hari selasa kami dianter sampai depan ruang ujian. kami bertiga berpisah digedung itu karena beda ruangan. Si Edi pun sempat tersesat salah ruangan.. haha.. koplakk.. udah ada nomor ruangan di kartu pesertanya masih aja salah masuk ruangan :v selama ujian aku sedikit heran karena mereka berasa suci kan aneh, semuanya ngerjain sendiri fokus pada soal. ga kaya ujian sewaktu SMK dulu yang suka contek-contekan. aku duduknya paling depan berhadapan langsung dengan pengawas. mantabb..  walaupun banyak soal yang susahnya setengah mati aku juga ngerjain sendiri tanpa mencontek (ga ada yg kenal :v ), karena emang ga ada teman yg satu ruangan hehe.. orang samping ku aja sampe nyebut "Astaghfirullah" berkali-kali, mungkin terlalu mudah kali :v .. 

Setelah ujian kami berjalan kaki menuju depan kampus yang jaraknya cukup jauh. Sambil nunggu bus, kami beli jus melon dulu untuk melepas dahaga. Setelah bus datang kami langsung naik menuju rumah kami masing-masing. Selama satu bulan kami menunggu pengumuman, setelah pengumuman sudah terbit. aku langsung cek melalui ID pendaftaran saya, dengan dag dig dug saya baca pengumuman dan akhirnya saya tidak lulus :-( , ternyata  Edi dan Ayu juga sama. rasanya sedih sekali tapi mau nangis ga bisa.. akhinya aku nangis karena ga bisa nangis :(

ada beberapa pelajaran berharga yang aku bisa aku pahami dari kegagalan tersebut yang mungkin bermanfaat bagi kalian :
  1. Perjuangkan mimpimu secara total, kesalahanku waktu itu persiapan belajarku kurang.
  2. Bagi kalian yang masih smk/sma belajarlah dengan sungguh-sungguh materi yang diajarkan guru walaupun kadang kalian tidak tahu berguna atau tidak. Kalian harus punya alasan yang kuat untuk belajar.
  3. Yakinlah ketika menghadapi ujian, kuatkan dengan berdoa.
  4. Yang terakhir, jangan nonton Piala Dunia :-D 

sekian dari saya, matur tengkyu yang udah baca sampai selesai. tunggu cerita selanjutannya. :-)

Baca juga : Gagal Itu Bikin Ketagihan
Newer Post
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Post a Comment